Penulis Misterius Di Balik Novel Winter In Tokyo

By Google 

Ide tulisan ini hadir ketika seorang teman sebut saja namanya Wati (bukan nama sebenar) galau dengan keberadaan dirinya di sosial media dan hobi menulisnya. Dari kegalauannya, Wati hampir saja tidak ingin menulis di blog pribadinya alasannya agar tidak diketahui banyak orang. Begitu juga sosmed, ia sempat menggunakan akun facebook kloningan. Tapi,sayangnya akun kloningan tersebut mudah sekali ditebak siapa pemiliknya. Akhirnya Wati come back ke akun fb aslinya. Sekarang Wati bersembunyi di sosmed yang lain dengan berbagai tulisannya yang katanya renyah.(bersembunyi di sosmed mudah terendus, Wati). #dikeplakwati 😜

Menjadi Penulis atau hobi menulis merupakan kegiatan dengan predikat "Keren." Di era digital, sosmed, semua karya dapat dipamerkan, profesi atau hobi menulis bisa menjadi status baru bagi pelakunya. Karena status menulis merupakan kegiatan yang keren, hingga menjamur komunitas menulis secara on line atau off line. Sehingga ada istilah penulis jalanan bukan musik jalanan saja ternyata.

Di tengah hingar bingarnya profesi menulis, ketika seseorang berhasil membuat sebuah karya, sederet biodata dan foto terpampang rapi sebagai identitas pemilik karya. Tapi, tidak berlaku bagi Ilana Tan. Penulis Indonesia yang karya-karyanya menjadi mega best seller. Salah satu karyanya yang berjudul winter in Tokyo yang bercerita " Ceritanya tentang Ishida Keiko, tetangganya Tatsuya Fujisawa di Jepang, yang jatuh cinta dengan tetangga apartemennya, Nishimura Kazuto. Jalan ceritanya penuh liku, tidak mudah ditebak, tapi juga ringan. Ada tokoh semi-antagonis disini, yg berperan penting saat Kazuto amnesia 1 bulan kebelakang. Endingnya happily ever after, salah satu ending yg kusukai." Buku ini telah mencapai belasan ribu exemplar terjual.

Ilana Tan memilih untuk Menjadi sosok yang misterius. Bahkan di Salah satu karyanya Ilana Tan tak mencantumkan keterangan apapun kecuali namanya. Bahkan Ilana Tan tetap memilih menjadi misterius tanpa mempunyai sosial media untuk menyapa para penggemarnya atau sosial media yang dikelola penggemarnya. Alasannya menjadi misterius sangat standar yakni "agar lebih tenang untuk menulis dan ia tidak suka di profilkan."

Bahkan ketika salah satu karyanya diangkat ke layar lebar sang produser tidak pernah berjumpa langsung oleh sosok Ilana Tan. Penghubung antara Ilana Tan dengan sang produser film adalah pihak Gramedia.

Jika Ilana Tan hadir dengan sosok nyata di tengah penggemarnya pasti ribuan orang yang ingin mengenal lebih dekat. Tapi sayang Ilana Tan bukan dicipta, Ilana Tan ada karena penggemar karyanya.

Bagikan

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

20 Comments

  1. Ahh.. Itulah bedanya denganku, yg belum punya karya tp sok eksis aja kerjaannya :v

    BalasHapus
  2. Apakah Ilana Tan adalah Dewi DeAn :D haha

    BalasHapus
  3. Yup, ini pernah dibahas sebelumnya. Di sanping beberapa orang yang pengen tenar karena karyanya, berbeda dengan Ilana Tan yang menyembunyikan identitas aslinya. Entahlah, aku juga penasaran orangnya seperti apa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jngan trlalu penasaran, pril. Ilana tan Nggk bakal mnunjukan jati dirinya hh

      Hapus
  4. Pernah baca dan mencoba nonton film dari novelnya yang berjudul sunshine becomes you. Duh... gak banget film nya... kaku. Kira-kira apa iya aktornya karena sang sutradara tidak bertemu dengan penulisnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa jadi mak. Kurng maksimal

      Hapus
    2. Iyaa kavin bisa jadi, kaga temen juga bagusan bukunya bahkan ga nyambung sama film sunshine becomes you nya jadi ini yaa alasannya wahh keren yaa ilana tan😍

      Hapus
  5. Kadang emang nulis tanpa di ketahuin identitasnya lebih leluasa dan bebas.. apalagi kalau yg berbasic2 true story

    BalasHapus