Tidak Ada Yang Benar-Benar Rahasia

Judul       : Kukila
Penulis   : M. Aan Masyur
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal Halaman : 192 halaman
Cetakan  : 5, Juni 2016
ISBN        : 978-602-03-2181-3

Nak, ada dua hal aku benci dalam hidup: September dan pohon mangga. September tidak pernah mau beranjak dari rumah. Betah. Ia sibuk meletakkan neraka diseluruh penjuru. Di ruang tamu. Di ranjang. Di meja makan. Bahkan di dada. Batang pohon mangga tetap selutut persis prasasti batu. Ia berdiri mengekalkan dosa-dosa dan dosa adalah pemimpin yang baik bagi penyesalan-penyesalan. (Hal:13)

Kukila adalah buku kumpulan cerpen karya M. Aan Masyur yang memuat 16 cerpen di dalamnya. Salah satu cerpennya adalah Kukila (Rahasia pohon Rahasia). Cerita kukila di dalam buku ini terdiri dari 13 siri yang bersambung satu sama lain dan cerita kukila ini pula cerpen yang paling panjang diantara cerpen lainnya.

Wanita itu bernama Kukila. Kukila saat sekolah dulu mempunyai pacar bernama Pilang. Namun saat tamat sekolah mereka berpisah dan bertemu kembali saat reuni. Kukila masih menyimpan perasaan yang sama terhadap Pilang begitu sebaliknya. Tapi, Kukila sudah dijodohkan dengan Rusdi. Bahkan Pilang pun tau akan perjodohan antara Kukila dan Rusdi.  Rusdi adalah lelaki yang baik namun sayang Rusdi adalah lelaki yang mandul.

Kukila dan Rusdi mempunyai anak. Namun bukan dari benih Rusdi melainkan dari Pilang. Rusdi sepakat Kukila berhubungan dengan Pilang. Namun lama kelamaan Rusdi tidak bisa menahan gejolak di dadanya. Terlebih ketika Kukila menginginkan anak laki-laki dan menemukan Kukila tidur dengan Pilang tanpa sepengetahuan Rusdi.

Hingga akhirnya Rusdi lebih memilih untuk pergi. Tidak ingin mempertahankan rumah tangganya bersama Kukila. Keduanya berpisah. Pohon mangga harus ditebang. Pohon mangga pernikahan. Pohon mangga harus ditebang sebagai akhir cerita, sebuah akhir pernikahan.

Semenjak saat itu Kukila selalu berbicara pada surat, pohon-pohon, karena Kukila yakin pohon, ranting pohon serta akar pohon mampu menyimpan rahasia-rahasianya. Begitu juga dengan Rusdi mengubur kenangan dengan menanam beratus-ratus pohon di satu desa bernama Maccobu. Pohon-pohon yang ditanamnya akan tumbuh subur dan rimbun menjadi hutan dan menyembunyikan dirinya dan masa lalunya. Ia sembunyi dari masa lalu, tepatnya. Rahasia, katanya akan aman di batang-batang pohon. Tetapi nama Kukila, Pilang dan anak-anak mereka datang sebagai musuh meminta perundingan.

Cerita Kukila memakai alur maju-mundur-maju-mundur. Penulis begitu piawai memadankan antara Cerita satu, dua dan sampai cerita tiga belas. Cerita yang unik. Pembaca harus benar-benar menyimak ceritanya agar memahami maksudnya. Bahasa yang puitis serta diksi yang apik menjadikan cerita Kukila begitu unik. Aan Mansyur sangat lihai menyeret pembaca hingga bagian akhir cerita.

Cerpen-cerpen yang ada di dalam buku Kukila semuanya unik, ending cerita tidak mudah ditebak. Hampir keseluruhan cerita memuat tema kisah percintaan dan perselingkuhan. Seakan buku ini berisi curhatan sang penulis.  Bahkan ada satu cerpen berjudul "setia adalah pekerjaan yang baik" tidak ada cerita yang seperti cerpen pada umumnya, tetapi Aan Mansyur hanya menuliskan status twitternya yang digabungkan menjadi satu kisah.

Dari cerita Kukila (rahasia pohon Rahasia) ternyata tidak ada yang benar-benar rahasia di dunia ini. Sekalipun mengubur, bercerita rahasia kepada pohon-pohon. Pohon melalui patah rantingnya, gesekan daunnya, bahkn akarnya bisa membisikkan rahasia melalui udara Bahkan bisa menjadi musuh untuk diri sendiri.

*Resensi ini dipublish juga di fp koran harian sobat

Bagikan

Artikel Terkait

Previous
Next Post »