Ternyata Jalan-Jalan Bisa Mendatangkan Uang Begini Caranya...

By traveling.com 

Siapa yang tidak suka dengan jalan-jalan, traveling, sekarang orang lebih ngetrend dengan backpacker. Jalan-jalan tidak selalu ke tempat yang jauh semisal tempat wisata dalam kota. Tapi, tidak dipungkiri hati selalu ingin mendapatkan suasana baru, tempat baru hingga ingin merasakan perjalanan jauh. Tak heran ketika kita ingin jalan-jalan ke luar kota ataupun luar negeri. 

Jalan-jalan sering sekali identik dengan kata "menghabiskan uang." Memang benar, untuk melakukan traveling kita harus merogoh kocek bisa dengan jumlah yang minim sesuai budget atau jumlah yang banyak. Semua itu tergantung kita yang akan melakukan perjalanan. Kalau saya pribadi selalu mengedepankan buget minim, fasilitas oke, yang di dapat dari perjalanan setara dengan orang yang mengeluarkan budget tinggi. Sempurna!. 😊

Sering kali ketika kita melakukan perjalanan ke luar negeri atau luar kota. Sanak saudara pada tahu kalau kita akan liburan. Pasti kalimat yang keluar dari mulut mereka "jangan lupa bawa oleh-oleh ya!." Yang paling sering ketika kita memposting kita sedang traveling ke negara atau daerah ini. Pasti akan datang serbuan komen "Wah asiknya bisa jalan-jalan ke Eropa, bisa jalan ke Bandung, jalan-jalan ke sini, ke sana. Jangan lupa oleh-oleh untuk aku ya." Ini sepertinya sudah menjadi kebiasaan yang mendarah daging bagi orang Indonesia kebanyakannya. Padahal terkadang kita untuk melakukan perjalanan harus menyisihkan gaji, uang saku selama berbulan-bulan. Untuk membeli tiket, bagasi, penginapan, serta makan selama perjalanan. Apalagi dengan traveling dengan budget minimalis. Pasti rasanya gimana gitu.

Hal ini bagi kita yang pandai melihat peluang bisa dijadikan bisnis loh. Dan cukup lumayan. Kalau dititipin makin seneng dan ngga bikin keki. Gimana caranya?. Misal kita lagi traveling ke Malaysia dan kita share tempat perjalanan kita ke media sosial. Banyak yang berkomentar "nitip oleh-oleh ya." Nah, ini yang dinamakan bistip atau bisa nitip. Dalam hal ini orang yang ingin nitip disebut dengan wanted bistiper  sedangkan sang traveler disebut bistiper. Kedua  orang ini akan bernegosiasi terkait harga dan tip yang akan diterima bistiper

Saya sendiri ketika melakukan perjalanan sering dititin oleh wanted bistiper. Dari baju, makanan, jilbab, gamis bahkan bumbu dapur. Pokoknya apa yang wanted bistiper minta sebisa mungkin akan saya carikan setelah deal harga dan tip yang akan diberikan wanted bistiper kepada saya. Dari situ kita bisa menerima keuntungan yang berlipat. Keuntungan jalan-jalan yang menjadi tujuan awal dan kita tidak hanya mengeluarkan uang semata. Tetapi, setelah pulang kita bisa mendapatkan untung dari tip-tip yang diberikan oleh wanted bistiper kepada kita. 

Jika, wanted bistiper itu area tinggalnya jauh dari tempat tingga traveler, barang yang dititipkan bisa dikirim melalui pos atau ekspedisi pengiriman barang dan tentunya ongkos kirim ditanggung oleh wanted bistiper. Jadi, Jangan heran Jika saya kemana-mana dengan tas dan bawaan yang kadang kala overload itu semua barang titipan para wanted bistiper. 😂

Tapi, perlu hati-hati. Karena sering kali orang ingin berbuat jahat. Mereka menitipkan barang dari orang lain yang akan diberikan kepada traveler dalam bungkusan yang kita tidak tahu apa isinya. Pas saat pengecekan bandara ternyata barang haram atau terlarang sehingga kita yang menjadi korban ulah mereka. Kalau saya pribadi tidak menerima titipan dari wanted bistiper yang menitip dan barang tersebut sudah dari tangan orang lain dan saya tinggal membawakannya, apalagi dalam bentuk bungkusan yang tidak boleh dibuka. Jika, wanted bistiper ingin menitip barang, saya pastikan saya yang akan membelikannya langsung dengan begini lebih aman. 

Bagikan

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

12 Comments

  1. Ah orang Indonesia magh, maunya nitip gak pake duit. Jadi sering mereka nitip ajaa.. Wakakaka. Atau malah minta oleh oleh.

    Aku jarang mbak beli,ogah banget dititipin gitu. Soalnya ribet. kalo pas senggang dan bener pingin beli ya untuk keluarga dan teman dekat aja.

    Kalo yang lain? Foto aja :v

    BalasHapus
  2. Hehe iya mba tiap org beda2

    BalasHapus
  3. Dapat pengetahuan nih saya, mbak. Baru tau kalo ada istilah bistiper dan wanted bistiper. Bisa nih jadi ide peluang usaha, mbak. Meski jalan2, kantong tetep keisi. Hahaha ������

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mb roma. Jadi dari sini jalan2 ngga sekedar ngabisin duit. Tapi bisa buat ngisi kantong. apalagi klo punya temen di berbagai negara. Mereka klo nitip ngga sayang mau ngasih tip hehe

      Hapus
  4. belum pernah kesampaian nge trip ala backpacker kaya gitu

    padahal pengen banget

    hiks hiks kurang piknik hahahahaha

    BalasHapus
  5. Mau aku jalan-jalan, seru bgt travelling apalagi bisa dpt uang :)

    BalasHapus
  6. Aku hobby bgt travelling. Backpackeran mbak. Sering tuh kl mau travelling org2 sibuk kirim list nitip ini itu....hehe

    BalasHapus
  7. Wah ... Ada profesi baru nih. Menyenangkan sekaligus menghasilkan :)

    BalasHapus
  8. Baru tahu ada profesi beginian Mba.. taunya cuma nitip teman dengan mengganti sejumlah harga saja, hehe. jadi ini semacam jasa titip belanja gitu ya. menarik juga :)

    BalasHapus