Keseruan Keluarga Konstantinopel


Karantina One Day One Post (ODOP) sudah memasuki minggu ke tiga. Komitmen untuk menulis tiap hari terus gencar dijalani bertahan sampai tahap akhir. Segala tantangan harus ditaklukan. Bisa, ngga bisa, harus bisa. Mau, ngga mau, harus mau, jika ingin bertahan di ODOP.

Alhamdulillah dari beberapa grup kecil yang terbentuk, aku mendapat di grup Konstantinopel. Sebuah nama kota yang penuh sejarah di dalam. Sebuah kota di negara Turkey yang sejarahnya heroik sekali. Di grup Konstantinopel diisi oleh teman-teman berbagai kalangan pekerjaan, berbagai daerah, namun semangat kami tetap sama yaitu : menulis. 

Di grup Konstantinopel cukup unik, dan teman-temannya selalu lucu. Tidak salah nama grup kami Konstantinopel, karena setiap hari selalu ada perebutan tahta, bekejaran oleh waktu siapa yang paling dulu setoran pertama. Mba Jihan dan Mas Syaifudin selalu berlomba-lomba. Jam 00.00 WIB antara mereka berdua tulisannya selalu menempati diurutan pertama. Kalau aku? Aku masih jauh semangatnya oleh teman-teman yang lainnya.

Selain itu keseruan yang lain. Grup ini yang aku tau tidak pernah sepi. Ada saja yang dibahas. Selalu rame, mulai dari sapa menyapa setiap pagi sampai beberapa jadwal yang sudah diagendakan ODOP. Seperti sejam lebih dekat bedah karya, blogwalking dan lain sebagainya. Jika handphone tidak di lihat satu jam saja, maka puluhan chat sudah memenuhi grup untuk di buka.

Para sesepuh ODOP yang bertugas di grup Konstantinopel sebagai Penanggung Jawab (PJ). Selalu ramah tiap harinya. Selalu saja sabar menghadapi kelakuan kami di dalam grup. Keseruan ini semoga sampai akhir karantina ODOP tidak ada lagi yang keluar tiap minggunya. Jikapun ada yang harus keluar, semoga semangat nulisnya tetap membara.

Bagikan

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

4 Comments

  1. *perebutan tahta* 🤣🤣

    BalasHapus
  2. Mulai besok kak Dewi harus ikut berebut tahta nih. Biar makin seru pentung-pentungannya. 😂😂😂

    BalasHapus
  3. Semangat mba dewie,,ayo ikut berebut tahta jugak..hihihi

    BalasHapus
  4. Tu loh mbak Dew, mbak jihan siap menyerahkan tahtanya 😁

    BalasHapus