Pergi Untuk Kembali


Merantau meninggalkan sanak keluarga, terlebih beda negara yang belum tentu bisa pulang untuk bertemu keluarga rasanya sedih. Merantau hampir sepuluh tahun rasanya perjalanan kali ini  membuatku sedikit berat untuk packing barang yang akan dibawa. Padahal tahun sebelumnya tidak sebegini berat rasanya. 

Sejauh apapun pergi, seenak apapun diperantauan pasti akan kembali ke titik nol yaitu rumah dan isinya. Kembali kepangkuan keluarga, berkumpul bersama sanak saudara rasanya sebuah nikmat yang tiada duanya. Bahkan kata orang makan ngga makan yang penting kumpul sudah senang. 

Perjalanan ini harus dilanjutkan. Ada tanggung jawab harus ditunaikan. Kontrak kerja harus diselesaikan. Amanah harus dilaksanakan. Setahun lagi amanah ini akan berakhir. Setahun bukan waktu yang lama tapi tak juga sebentar jika harus meninggalkan keluarga. Insya Allah tahun depan kita bisa berkumpul Kembali dengan penuh kehangatan, keberkahan dan suasana yang lebih indah. 

Bagikan

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

7 Comments

  1. Semangattt kadewπŸ˜˜πŸ’œ

    BalasHapus
  2. Fii amanillah Awie πŸ˜˜πŸ€—

    BalasHapus
  3. Tempat ternyaman adalah rumah

    BalasHapus
  4. Tempat ternyaman adalah rumah

    BalasHapus
  5. Semangat Mbak Dewi!!!

    Tahun depan balik kampung lagi kan???

    Hidup anak rantau!!πŸ˜†πŸ˜†

    BalasHapus
  6. Baek-baek yoo kau makk disana.😭😭😭

    BalasHapus
  7. Sehat selalu ya mbak Wie. Oh ya bentar lagi UAS lho

    BalasHapus